Saturday, January 11, 2014

A Quick Review

OH HELLO!

Iya, ini saya balik nulis lagi. Iya, ini saya nyoba untuk menepati janji. Iya, ini saya berusaha untuk nggak menelantarkan blog ini. Iya, ini saya kembaliiiii!

Terlepas dari kemalasan saya dalam menulis review dan meng-update blog ini, saya cukup bangga sama diri saya sendiri karena berhasil memenuhi target reading challenge dari Goodreads di tahun 2013 kemarin. Ehem, sebetulnya sih malah melebihi target, yaitu 38 buku dari target 35 buku (NGGAK USAH SOMBONG WOY BIASA AJA). Bukan masalah jumlah buku yang dibaca, sebenernya, tapi lebih kepada usaha diri sendiri untuk bisa konsisten dan tepat waktu dengan tantangan tersebut. Makanya, mengingat bahwa saya punya hal-hal lain yang harus dilakukan selain membaca, well, saya lumayan bangga sama diri sendiri.

Daaaaaan, ini nih buku-buku yang saya baca di sepanjang tahun 2013 kemarin:

Ada beberapa dari buku-buku tersebut yang sudah saya review di blog ini, yaitu Eleanor & Park, Jakarta Kafe dan An Abundance of Katherines. Gila, ternyata saya nggak produktif banget ya tahun lalu, masa dari 38 buku yang dibaca, cuma ada tiga yang di-review?

Tapi ya sudahlah. Let's move on, shall we?

Tentu nggak semua buku tersebut jadi favorit saya. Beberapa bahkan langsung "amblas" dari pikiran begitu selesai dibaca. Salah satu yang lumayan bikin saya merasakan book hangover adalah 'Insurgent' karya Veronica Roth, yang merupakan buku kedua dari trilogi Divergent. Akhir dari buku tersebut bener-bener menggantung dan bikin saya penasaran sampe kepikiran selama beberapa hari walaupun, memang, secara keseluruhan, saya lebih suka kisah yang diceritakan di 'Divergent'. Nah, novel ketiga dari trilogi tersebut sudah terbit, judulnya 'Allegiant'. Saya sudah punya bukunya, tapi masih ngendon di tumpukan timbunan buku lain karena belum sempat saya baca.

'The Book Thief' juga cukup meninggalkan kesan mendalam buat saya. Saya masih ingat, ketika selesai membacanya, saya sempat merasa gondok sama Markus Zusak, penulisnya, karena.... Ya Tuhan,  HOW COULD HE DO THIS TO HIS READERS, HUH? Dan ternyata, setelah membaca buku ini, saya baru tahu kalau 'The Book Thief' diadaptasi ke layar lebar! Lumayan penasaran juga gimana jadinya, mengingat bahwa yang menjadi narator dalam buku ini adalah 'death'. Kematian. Yup. Kalian bisa lihat trailer filmnya di sini.

Selain ketiga buku yang udah saya review tahun lalu di blog ini, masih ada 'To Kill a Mockingbird', 'Everyday', 'What I Talk About When I Talk about Running', 'Sputnik Sweetheart', 'Dash & Lily's Book of Dares', 'Pulang' dan 'Blue Romance' yang menjadi buku favorit saya di tahun 2013 kemarin. Sedangkan, yang lainnya.... bukannya nggak bagus, tapi mungkin cuma masalah selera aja. Ada, kan, buku-buku yang memang menurut kita bagusnya sampai tiga bahkan empat bintang tapi kurang begitu ngena. Errr.... atau cuma saya aja ya yang seperti itu?

Untuk tahun 2014 ini, saya tentu berharap bisa menyelesaikan target Goodreads reading challenge lagi DAN menulis review-nya juga. Semoga nggak berakhir hanya sampai doa dan ucapan aja ya. Semoga beneran bisa produktif menulis di sini lagi, karena saya pribadi juga merasa bahwa kemampuan menulis saya makin lama makin menumpul. Hiks.

Well, until the next new post.... see ya!

Sunday, November 17, 2013

I Know, I'm Sorry

I know it's been ages since I made a post on "Buku-Buku Biru". I know I've once said on this blog, too, that I'd try to write more. I know I rarely joined myself to any cool events that BBI has held. And I know I often blamed my laziness to write reviews to the hecticness of my college life that, truthfully, believe it or not, was true. I've been working on my undergraduate thesis since this October and sadly, it seems like there's no significant progress yet. That's why my mood have been becoming more unstable than before. And sometimes when I came to a point where the feeling of sad, tired and frustrated were all mixed up and came up to the surface, reading doesn't help. It just doesn't.

So, I know saying sorry will never be enough and would't change a thing. But, still, sorry. I'm sorry. I'm soooo sorry. It's not that this blog has many readers or my writing is good or what, but as I've said before on this post, I feel responsible. So I'd like to thank the BBI team for letting me take a little break from updating this blog. Thank you soooo much. I may be coming back in two months, but that doesn't mean I won't check this blog out during my hiatus. So please leave me messages or comments or what, I'll reply them as soon as I can.

I'm sorry.

Sunday, June 16, 2013

I Feel You, Ana

Minggu lalu, saya baru nonton film berjudul 'Liberal Arts' (2012), yang di-direct dan ditulis oleh Josh Radnor. Yup, si Ted Mosby dari serial HIMYM itu! Secara garis besar, film ini bercerita tentang seorang pria berumur 30-an bernama Jesse (Josh Radnor) yang jatuh cinta dengan gadis berumur 19 tahun bernama Zibby (Elizabeth Olsen). Sekilas, mungkin 'Liberal Arts' terdengar seperti film-film romantis lain. Tapi, percaya deh, it's not.

Jesse sangat suka membaca. Ia bahkan sering berkunjung ke sebuah toko buku di mana Ana (Elizabeth Reaser) suka diam-diam memperhatikannya. Suatu hari, Jesse datang ketika toko buku tersebut telah tutup, tapi ia malah jadi terlibat obrolan dengan Ana, mendengarkan wanita itu berbicara mengenai kecintaannya terhadap buku.

Scene di mana dialog di bawah ini muncul!


















AnaI love books. I do in, like, the dorkiest way possible. 

JesseOh, me too. It's a problem. 

AnaLike, I love trees cause they give us books. 

JesseSuper cool of the trees to do that, Right? 

AnaI'm actually... this is weird. I'm actually trying to read less. 

JesseWhy? 

AnaI felt like I wasn't watching enough television. No, l just started to feel like reading about life was taking time away from actually living life, so I'm trying to, like, accept invitations to things, say "hi" to the world a little more. 

JesseThat sounds scary. It's going well? 

Ana: It's... okay. I keep thinking I'd be so much happier in bed with a book, and that makes me feel not super cool. I still read tons. I just feel like I'm more aware of a book's limitations. Does that make sense? 

JesseYeah, totally.

....

So, what do you think? Should we try to read less so that we can really live the life?
Yay or nay?